Kebahagiaan

mkk_pascalSemua orang mencari kebahagiaan. Dalam hal ini tanpa kecuali. Dengan cara-cara apa saja yang mereka tempuh, semua cenderung ke tujuan ini. Kaum Stoic (menghadapi kesukaran tanpa mengeluh) mengatakan, ”Berhentilah, masuklah kedalam dirimu; disana engkau akan menemui ketentraman.” Dan hal ini tidak benar. Yang lain mengatakan, ”Pergilah keluar dari dirimu; carilah kebahagiaan di tempat-tempat hiburan.” Dan ini juga tidak benar. Yang diperoleh penyakit. Kebahagiaan bukan tanpa kita atau di dalam kita. Ia (kebahagiaan) adalah didalam Tuhan. Tidak tanpa kita atau dalam kita”. Blaise Pascal, Filosof (1623 – 1662), dalam Pascal’s Pensées

Ada kekosongan yang dibentuk Allah dalam hati setiap manusia yang tidak dapat diisi oleh sesuatu hal yang diciptakan, tetapi hanya oleh Allah, Sang Pencipta, Allah yang dapat dikenal melalui Yesus.


YANG BAHAGIA. “Hanya ada tiga macam orang, yakni mereka yang sudah menemukan Allah dan melayani-Nya; mereka yang sibuk mencari Dia dan yang tidak menemukan Dia; mereka yang tidak mencari-Nya dan yang tidak menemukan-Nya.
Yang pertama bijaksana dan bahagia;
yang terakhir itu bodoh dan tidak bahagia;
yang berada di antaranya tidak bahagia dan hanya kelihatannya saja bijaksana”. ~ Blaise Pascal

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s