Doa

bio_oswaldchambers“Ya, Tuhan, Engkaulah Allah dari dini hari, Allah dari larut malam, Allah dari puncak-puncak gunung dan Allah dari lautan samudra. Akan tetapi, Allahku, jiwaku mempunyai cakrawala yang jauh melampaui dini hari, kegelapan yang lebih pekat dari malam di bumi, puncak yang lebih tinggi dari puncak gunung mana pun, kedalaman yang melampaui laut mana pun di dunia. Engkau yang menjadi Allah dari semua ini. Jadilah Allahku. Aku tidak dapat menjangkau ketinggian atau kedalaman hatiku; ada motif-motif yang tidak dapat kutemukan, mimpi yang tidak dapat kusadari, Allahku, selidikilah aku.” (Oswald Chambers, My Utmost for His Highest)


Doa adalah upaya yang lahir dari kemauan. Setelah kita memasuki tempat kita yang tersembunyi dan menutup pintu, hal yang tersulit untuk dilakukan ialah berdoa …dan hal pertama yang harus kita perangi ialah pikiran yang mengembara. – Oswald Chambers


“Pertempuran besar dalam doa pribadi ialah mengatasi masalah pemikiran yang sia-sia dan mengembara. Kita harus belajar mendisiplin pikiran dan kosentrasi kita pada doa yang penuh kemauan dan tekad.” – Oswald Chambers


Kita tidak akan pernah menerima jika kita meminta keluar dari hawa nafsu kita, bukannya dari kemiskinan/kepapaan kita. Seorang papa yang meminta dengan tidak ada alasan lain kecuali dari keberadaannya yang hina dan miskin tidak malu untuk meminta. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah.. – Oswald Chambers


Tujuan Doa. Apabila kita mengatakan bahwa Allah harus memberikan kepada kita jawaban atas doa, maka kita telah menyimpang. Maksud/tujuan doa adalah agar kita mendekat kepada Allah, bukan mendapatkan jawaban doa. – Oswald Chambers


Sasaran dari kehidupan rohani saya adalah keserupaan (indetifikasi) sedemikian rupa dengan Yesus Kristus sehingga saya selalu mau mendengarkan Allah dan mengetahui bahwa Allah selalu mendengarkan saya. – Oswald Chambers


Ilah Anda mungkin berupa kebiasaan hidup kekristenan Anda — kebiasaan berdoa atau membaca Alkitab pada waktu tertentu. Perhatikanlah bagaimana Bapa surgawi akan mengguncangkan jadwal Anda jika Anda mulai menyembah kebiasaan Anda. Kita berkata, “Saya tidak dapat melakukan hal itu sekarang, ini waktu saya menyendiri dengan Tuhan”. Bukan, itu adalah waktu Anda menyendiri dengan kebiasaan Anda sendiri. – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s