Doa

bio_catherine_marshall_75_126

Datanglah, Tuhan Yesus, dan Tinggal dalam Hatiku

Betapa aku bersyukur menyadari bahwa jawaban doaku tidak tergantung padaku sama sekali.

Saat aku dalam keheningan tinggal di dalam Engkau

dan membiarkan Hidup-Mu mengalir ke dalam diriku,

betapa lapangnya dadaku mengetahui

bahwa Bapa surgawi tidak melihat kekurang-sabaranku atau percayaku yang kurang,

tetapi malah yang ada hanya kesabaran-Mu, ya Tuhan,

dan firman-Mu bahwa segala sesuatu ada di tangan Bapa.

Dalam penerimaan-Mu akan daku, sebagaimana aku ada,

sekarang aku berterima kasih kepada-Mu

untuk jawaban yang lebih mulia atas doaku lebih daripada yang aku bisa bayangkan

Amin. (- Catherine Marshall)


Dimanakah Engkau, Tuhan?

Tuhan, saya sudah dikalahkan oleh keadaan. Saya merasa seperti tikus yang masuk perangkap, tersudut dan tidak lagi bisa meloloskan diri. Di manakah engkau, Tuhan? Malam begitu pekat, dan saya tidak bisa merasakan kehadiran-Mu.

Tolonglah saya untuk mengerti, Tuhan, bahwa kegelapan itu sesungguhnya adalah “bayangan tangan-Mu” yang diulurkan dengan penuh kasih sayang, dan bahwa “kesesakan” yang saya alami, adalah perbuatan-Mu. Mungkin inilah satu-satunya jalan Engkau dapat memperoleh seluruh perhatian saya, satu-satunya jalan yang membuat saya mengizinkan Engkau membuktikan kekuasaan-Mu dalam hidup saya.

Sekarang saya sadar bahwa semakin kosong cawan saya, semakin banyak pula saya bisa menerima kasih dan berkat-Mu di dalamnya. Tuhan, sekarang saya pasrahkan masalah ini………, untuk mana saya mohon pemecahannya dengan cara Tuhan saja dan pada waktu yang telah Kautentukan.

Terima kasih, ya Bapa di surga, bahwa segala berkat-Mu tersedia bagi saya bukan karena saya layak menerimanya, melainkan karena Yesus dan kemuliaan-Nya. Sebab itu, dalam kuasa nama-Nya saya berdoa”. Amin. – Catherine Marshall, dalam “Doa yang Dikabulkan”


“…alasan lain mengapa Yesusmengajar kita brdoa secara tersembunyi. Keampuhan doa hanya tercapai bila roh manusia berhubungan dengan Roh Allah…karena “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran”. – Catherine Marshall, dalam “Doa yang Dikabulkan”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s