Hidup kristiani

bio_jerry bridge 81_95.jpg“Kita dibawa ke Kerajaan Allah oleh anugerah atau kasih karunia, kita dikuduskan oleh kasih karunia, kita menerima berkat-berkat baik jasmani dan rohani oleh karena kasih karunia; kita dimotivasi untuk taat karena kasih karunia, kita dipanggil untuk melayani dan, akhirnya, kita dimuliakan oleh kasih karunia. Seluruh kehidupan Kristen di bawah kuasa kasih karunia Allah”. – Jerry Bridges (1929 – ), penulis, pembicara, staf “the Navigator”


“Tingkat ketaatan kita (kepada Tuhan) sering ditentukan oleh tolak ukur (standar) perilaku Kristen lain disekitar kita”. – Jerry Bridges  (1929 – )


“Obat bagi dosa kedengkian dan irihati adalah menemukan kepuasan kita dalam Tuhan”. – Jerry Brides


“Serangan materialisme terhadap jiwa kita dalam dua bentuk. Pertama materialisme membuat kita tidak puas dan iri terhadap orang lain. Kedua, hal itu membawa kita untuk memanjakan dan menurutkan keinginkan tubuh kita sehingga kita menjadi melempem dan malas”. – Jerry Bridges


“Kepuasan adalah salah satu ciri-ciri yang paling membedakan orang yang dekat dengan Tuhan, karena orang yang dekat dengan Tuhan memiliki hati yang fokus pada Tuhan bukan pada harta atau posisi atau kekuasaan”. – Jerry Bridges


“Begitu sering kita mencoba untuk mengembangkan karakter dan perilaku Kristen tanpa mengambil waktu untuk mengembangkan pengabdian berpusatkan Tuhan. Kita  mencoba untuk menyenangkan Tuhan tanpa meluangkan waktu untuk berjalan dengan-Nya dan mengembangkan hubungan dengan-Nya. Hal ini mustahil untuk dilakukan”. – Jerry Bridge


“Kesmobongan, dalam kaitannya dengan orang lain, adalah membandingkan diri dengan orang lain dan melihat diri kita sebagai lebih hebat (superior) dari mereka dalam beberapa hal – apakah itu dalam karakter, perilaku, atau prestasi/pencapaian”. – Jerry Bridges


“Saya sekarang menyadari bahwa, seperti halnya kita harus belajar untuk taat kepada Allah satu pilihan setiap kali, kita juga harus belajar untuk mempercayai Allah satu perkara setiap kali. Mempercayai Allah – trusting God – bukanlah masalah perasaan saya tapi masalah kemauan – my will. Saya tidak pernah merasa ingin mempercayai Allah ketika kesukaran menerpa, tapi aku dapat memilih untuk melakukannya bahkan ketika saya tidak merasa menyukai hal itu. Ini soal tindakan kehendak, meskipun, hal itu harus didasarkan pada keyakinan, dan keyakinan harus didasarkan pada kebenaran”. – Jerry Bridges


“Obat bagi ketidaksabaran akan penantian pemenuhan waktu Tuhan adalah percaya janji-janji-Nya, mentaati kehendak-Nya, dan membiarkan hasilnya kepada-Nya. Begitu sering ketika waktu rencana Allah berkepanjangan bertahun-tahun, kita menjadi berkecil hati, patah semangat dan ………. ingin menyerah atau mencoba untuk melakukan sesuatu menurut cara kita sendiri”. – Jerry Bridges


“Kita harus berdoa terus-menerus untuk kasih karunia-Nya yang memampukan kita untuk mengatakan TIDAK pada godaan, memilih untuk mengambil semua langkah praktis untuk menghindari wilayah atau bidang yang diketahui sebagai godaan dan lari dari pada hal-hal yang akhirnya hanya akan membuat kita terperangah”. – Jerry Bridges


“Kita harus jujur dg pertanyaan, ‘Apakah saya bersedia menyerahkan praktek atau kebiasaan tertentu yang menjauhkan saya dari kekudusan?’ Dlm titik komitmen inilah kebanyakan kita gagal”. – Jerry Bridges


“Kerendahan hati di hadapan Allah merupakan dasar untuk semua hubungan kita dalam hidup ini. Kita tidak bisa mulai mengalami kerendahan hati dalam hubungan dengan yang lain sebelum kita mengalami suatu kerendahan hati yang sungguh dan mendalam dalam sikap kita terhadap Allah, ketika kita sadar akan keberdosaan kita, hubungan makhluk ciptaan dengan Allah yang tak terbatas keagungan dan kesucian-Nya, kita tidak akan ingin membandingkan diri kita sendiri dengan orang lain secara egoistis. Dan dengan tetap dalam kesadaran akan tempat kita yang hina di hadapan Allah, kita akan menghindari godaan kesombongan dan kompetisi”. – Jerry Bridge


“Mengejar kekudusan adalah kerjasama antara Tuhan dan orang Kristen. Tidak ada yang bisa mencapai tingkat kesucian apapun tanpa Tuhan bekerja dalam hidupnya, akan tetapi yakinlah juga tidak ada yang akan mencapai hal itu tanpa upaya di pihak kita. Tuhan telah membuat mungkin bagi kita untuk berjalan dalam kekudusan. Tapi Tuhan telah memberikan kepada kita tanggung jawab melakukan berjalan bersama Dia”. – Jerry Bridge


“Disinilah masalah kita dg kebiasaan menghakimi (judgementalism) dimulai: Kita menyamakan pendapat kita dengan kebenaran.” – Jerry Bridges

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s