Doa

bio_william barclay“Persoalan dalam hidup ini bukanlah tidak mengetahui apa yang harus dilakukan, melainkan bagaimana melakukannya. Kita sering benar-benar sadar harus berbuat apa dalam situasi tertentu; persoalan kita adalah meletakkan pengetahuan itu ke dalam tindakan. Yang kita butuhkan adalah kuasa dan kita memperolehnya di dalam doa”. – William Barclay


“Dalam doa, kita berusaha bukan untuk membuat Allah mendengarkan kita, melainkan justru untuk membuat diri kita sendiri mendengarkan-Nya. Kita berusaha bukan untuk membujuk Allah agar Ia melakukan apa yg kita inginkan, melainkan justru untuk mencari apa yg merupakan kehendak-Nya untuk kita perbuat. Tujuan pertama doa bukanlah banyak berbicara kepada Allah, melainkan banyak mendengarkan-Nya”. – William Barclay


“Barangkali salah satu kesalahan terbesar kita dalam doa adalah bahwa kita terlalu banyak bicara dan terlalu sedikit mendengarkan”. – William Barclay


“Di sinilah letak kesulitan terbesar dalam doa. Tak ada doa yang benar-benar merupakan doa tanpa introspeksi terhaclap diri sendiri. Dan introspeksi itu sukar, sangat melelahkan, dan yang terutama, membuat kita malu dan merasa rendah. Banyak di antara kita yang seumur hidupnya lebih suka lari dari kenyataan yang ada daripada menghadapinya. Salah satu sebab penting mengapa doa-doa kita tidak terkabul sebagaimana seharusnya adalah karena sangat sedikit orang yang bersedia berintrospeksi dan terbuka di hadapan Allah. Doa dan introspeksi diri tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Berdoa adalah lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Lebih banyak mendengar daripada didengar. Bentuk doa yang paling tinggi ialah berdiam diri sambil menunggu Allah dan mendengarkan-Nya”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


”Kita punya pandangan yang rendah terhadap doa kalau kita menganggap doa sebagai jalan untuk memberitahukan kepada Allah apa yang kita mau untuk Dia lakukan. Doa sebenarnya lebih banyak mendengar Allah, dimana Ia memberitahukan kepada kita apa yang Ia mau untuk kita lakukan. Doa bukanlah suatu jalan untuk memperalat Allah, melainkan suatu cara untuk mempersembahkan diri kepada Allah supaya la yang memakai kita”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Barangkali salah satu kesalahan kita yang terbesar dalam doa ialah bahwa kita terlalu banyak bicara dan sedikit mendengar. Bila doa sedang berada pada puncaknya, kita menunggu suara Allah berbicara kepada kita sambil berdiam diri, dan tinggal beberapa saat di hadapan-Nya supaya damai dan kuasa-Nya mengalir kepada kita dan sekeliling kita; kita bersandar pada lengan-Nya yang abadi dan merasakan ketenangan dan rasa aman yang sempurna dari-Nya”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Dalam doa, karunia Allah yang memampukan datang menemui usaha yang sungguh-sungguh dari manusia….. Tidak ada gunanya kita berdoa supaya dapat mengatasi pencobaan, padahal kita sendiri menyerempet-menyerempet pencobaan itu, main-main dengan api dan menempatkan diri kita pada posisi di mana pencobaan itu dapat menembakkan kepada kita semua daya tarik-nya”. – William Barclay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s