Kehidupan Kristiani

bio_francis a schaeffer“Ketika hati nurani saya di bawah terang Roh Kudus yang membuat saya menyadari dosa tertentu, saya harus segera mengakuinya bahwa dosa adalah dosa dan membawanya dengan sadar untuk dibasuh darah Kristus”. – Francis Schaeffer (1912 – 1984), teolog, filosof


Manusia, diciptakan menurut gambar/citra Allah, mempunyai suatu tujuan – mempunyai hubungan dengan Allah. Orang melupakan tujuan Allah tersebut dan oleh karenanya ia melupakan siapa dirinya dan apa arti hidup. – Francis Schaeffer (1912 – 1984)


“Jika orang Kristen memenangkan pertempuran dengan menggunakan cara duniawi, mereka telah benar-benar hilang”. -Francis Schaeffer (1912 – 1984)


“Perbedaan besar dari Kristen sejati adalah berdiamnya Roh Kudus. Bagaimana ia seharusnya hidup berhati-hati, agar tidak ada pikiran-pikiran atau perasaannya yang melukai Tamu Illahi-nya!” – Francis Schaeffer


“Dan tujuan penciptaan kita, dimana semua tujuan kita diarahkan, adalah untuk berada dalam hubungan pribadi dengan Allah, dalam persekutuan dengan Dia, dalam kasih, dengan komitmen, (antara) makhluk di hadapan Sang Pencipta”.-Francis Schaeffer (1912 – 1984)




“Ketika seseorang berada di bawah darah Kristus, seluruh kapasitasnya sebagai seorang manusia diubahkan (refashioned), jiwanya diselamatkan, ya, tapi demikian juga pikiran dan tubuhnya. Spiritualitas yang benar berarti ketuhanan Kristus atas manusia seutuhnya”.- Francis Schaeffer (1912 – 1984)



“Beberapa pengaruh kondisi psikologis dan sosiologis memang terjadi dalam kehidupan setiap orang dan ini mempengaruhi keputusan yang dibuatnya. Tapi kita harus menolak konsep modern bahwa semua dosa dapat dijelaskan semata-mata atas dasar pengaruh kondisi atas manusia”. – Francis Schaeffer (1912 – 1984)



“Masalah utama dari zaman kita bukan liberalisme atau modernisme, atau Katolik Roma yang lama atau Katolik Roma baru, maupun ancaman komunisme, atau bahkan ancaman rasionalisme dan konsensus monolitik yang mengelilingi kita. Semua ini berbahaya tapi tidak ancaman utama. Masalah sebenarnya adalah ini: Gereja Tuhan Yesus Kristus, secara individu, secara bersamasama, cenderung untuk melakukan pekerjaan Tuhan dengan alam kekuatan daging bukannya dengan (kuasaq) Roh. Masalah sentral selalu di tengah-tengah umat Allah, tidak dalam keadaan di sekitar mereka”. – Francis Schaeffer (1912 – 1984)




“Apakah Anda masih kehausan? Kristus memberikan undangan tidak hanya untuk orang lain tetapi untuk Anda. Dia adalah sumber pancaran mata air tersebut. Dia telah mati dan bangkit. Dia menawarkan satu-satunya cara untuk hidup yang kekal, yang Dia minta hanya Anda mengakui kebutuhan Anda, menadahkan tangan kosong iman Anda, dan menerima pemberian/karunia-Nya. Apakah hidup yang kekal? Hal ini berarti kehidupan sekarang ini serta hidup selamanya. Minumlah sedalam-dalamnya dari Yesus yang menawarkan cawan yang melimpah.” -Francis Schaeffer (1912 – 1984)


“Spiritualitas yang sesungguhnya adalah saat ke saat hidup oleh kasih karunia Yesus Kristus”. -Francis Schaeffer (1912 – 1984)



“Jika kita tidak menunjukkan kasih satu sama lain, dunia berhak untuk mempertanyakan apakah kekristenan itu benar”. -Francis Schaeffer (1912 – 1984)


“Orang Kristen biasa (awam) dengan Alkitab di tangannya dapat mengatakan bahwa mayoritas adalah salah”. – Francis Schaeffer (1912 – 1984)


“Kita harus menekankan bahwa dasar untuk iman kita bukanlah pengalaman atau emosi tetapi kebenaran sebagaimana Allah telah firmankan atau nyatakan dalam Alkitab dan yang pertama-tama kita harus pahami/cerna dalam pikiran kita”. – Francis Schaeffer (1912 – 1984)


 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s