Kehidupan Kristiani

bio_wiersbe_warrenKEMERDEKAAN. “Dunia kita memerlukan macam kemerdekaan yang lain, yaitu kemerdekaan yang kelima: Orang perlu merdeka dari dirinya sendiri dan dari kekuasaan kodratnya yang berdosa. (Empat kemerdekaan yang lain: kemerdekaan untuk berbicara; kemerdekaan untuk beribadah; kemerdekaan dari kekurangan dan kemerdekaan dari ketakutan)”. Warren W. Wiersbe, Merdeka di dalam Kristus


“PENCOBAAN-PENCOBAAN hidup menguji dalamnya pengalaman kita. Badai yang bertiup menyatakan kekuatan akar-akar. Paulus berdoa agar orang-orang percaya memiliki pengalaman yang lebih dalam dengan Kristus, karena hanya pengalaman yang dalam dapat menahan mereka selama pencobaan-pencobaan hidup yang berat”. – Warren W. Wiersbe


“MENGENAL ALLAH. Karena kita diciptakan menurut gambar Allah, semakin baik kita mengenal Allah, semakin baik kita mengenal diri kita dan orang lain”. – Warren W. Wiersbe


KEMENANGAN atas MASALAH.”Tidak ada yang melumpuhkan hidup kita seperti sikap bahwa hal-hal yang kita hadapi tidak pernah dapat berubah. Kita perlu mengingatkan diri kita bahwa Allah dapat mengubah segala sesuatu. Pandangan menentukan hasil. Jika kita hanya melihat masalah, kita akan kalah, tetapi jika kita melihat kemungkinan-kemungkinan dalam masalah, kita dapat memiliki kemenangan”- Warren Wiersbe



MASALAH dan IMAN. “Kita tidak dapat mengendalikan situasi hidup, tetapi kita dapat mengendalikan bagaimana kita menanggapinya. Itulah justru iman, berani untuk percaya bahwa Allah turut bekerja dalam semua hal untuk kebaikan kita bahkan ketika kita tidak merasakan seperti itu atau melihat itu itu terjadi”. – Warren W. Wiersbe


“DOA yang benar lebih dari sekedar meminta kepada Tuhan apa yang kita perlukan. Kita mempunyai hak menyampaikan kepada Tuhan apa yang kita pikirkan kita perlukan, tetapi kita datang ke tahta-Nya untuk membuat tuntutan. Seperti dikatakan tujuan doa tidak untuk agar kehendak kita jadi di surga, tapi agar kehendak Allah jadi di bumi”. – Warren W. Wiersbe, Whe Life Falls Apart.


PENDERITAAN. “Kalau kita mempercayakan diri pada Allah dan tergantung pada Kasih-karunia-Nya, kita dapat bertumbuh dalam karakter pribadi dalam menghadapi pencobaan. Adalah suatu hal yang sangat jelas bahwa beberapa orang yang paling optimistik dan bersemangat (entusiastik) yang dapat Anda temui adalah mereka yang telah melalui penderitaan yang berat”. – Warren W. Wiersbe, When Life Falls Apart.


PEMULIHAN. “Pikirkanlah baik-baik! Allah dari galaksi-galaksi adalah Allah yang mengetahui hati Anda bila hancur – dan Dia dapat memulihkannya. Dia dapat mengitung dan menamai semua bintang-bintang, dan namun menjaga Umat-Nya secara pribadi dan perorangan! Tidak heran kalau pemazmur lalu mengatakan , ”Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga” (Mz 147:5) – Warren W Wiersbie


“IMAN menempatkan kita berhubungan dengan sumberdaya ilahi (devine resources) dan sumber daya ilahi membuat kita terbuka untuk dapat merobah kekecewaan menjadi kemenangan. Jika ada kepahitan dalam hati, karena kemungkinan paling pertama ada keegoisan dalam hati. Kita ingin cara/jalan kita, bukan cara/jalan Tuhan”. -Warren W. Wiersbe, When Life Fall Apart


IMAN AYUB. “Barangkali hal paling penting yang dapat kita katakan tentang iman Ayub adalah ini: ia tidak pernah mempertanyakan kedaulatan Allah. Satu nama untuk Allah yang digunakan lebih dari dimanapun di kitab yang lain adalah “Yang Maha Kuasa” – 48 kali dalam Perjanjian Lama, dan 31 kali diantaranya dalam kitab Ayub”. – Warren W Wiersbe


HATI MANUSIA. “Pokok persoalan dalam setiap masalah ialah masalah di dalam hati manusia. Allah memerintahkan kita supaya mengasihi Dia dengan segenap hati kita, dan sesama manusia seperti din kita sendiri (Mat 22:34-40). Tetapi, jika kita lebih mengasihi diri kita, kita tidak dapat mengasihi Allah utaupun sesama kita manusia. – Warren W Wiersbe, dalam Setia dalam Kristus


“Jika kita mulai memuja diri kita sendiri, kita akan mengabaikan Allah dan mulai mencintai materi/benda-benda serta memperalat manusia. Inilah rumus untuk memiliki kehidupan yang menyedihkan, namun telah menjadi ciri khas banyak orang pada masa kini. Kerinduan seluruh dunia untuk memiliki lebih banyak materi/benda merupakan satu bukti bahwa hati manusia telah berpaling dari Allah. – Warren W Wiersbe, dalam Setia dalam Kristus


“Kita mungkin tidak dapat mencegah orang lain memusuhi kita, tetapi kita dapat mencegah diri kita dari menjadi musuh terhadap orang lain”. – Warren Wiersbe


 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s