Dosa

bio_ab Simpson“Seorang yang benar-benar bertobat, tidak hanya melihat dosa sebagai menjijikkan dan keji dan patut ditolak, tapi dia benar-benar menolaknya, dan membenci hal itu dalam hatinya. Seseorang mungkin melihat dosa sebagai yang menyakitkan dan keji, namun hatinya masih menyukainya, dan mengingininya, dan melekat padanya. Tetapi bila dia benar-benar bertobat, ia sungguh-sungguh membenci dan meninggalkannya”. A.B. Simpson (1843-1919)


“KEKUDUSAN hati dan hidup. Ini bukan kesempurnaan sifat/natur manusia, tetapi kekudusan dari sifat ilahi yang tinggal dalam kita”. – AB Simpton


 

Advertisements

Kehidupan Kristiani

mkk_ab_simson1_800_600

“Allah tidak mencari karakter yang luar biasa untuk menjadi alat-Nya, tetapi Dia mencari alat yang rendah hati melalui mana Dia dapat dimuliakan sepanjang masa”. – A.B. Simpson (1843-1919), Penghotbah, theolog, penulis, pendiri C&MA (The Christian and Missionary Alliance (C&MA)


bio_ab Simpson“Sepanjang Anda menginginkan sesuatu dengan sangat, terutama lebih dari keinginan Anda akan Tuhan, itu adalah berhala”. – AB Simpton (1843-1919)


“Kekudusan hati dan hidup, ini bukan kesempurnaan sifat/natur manusia, tetapi kekudusan dari sifat Ilahi yang tinggal dalam kita”. – AB Simpton (1843-1919)


“Ada dua cara untuk keluar dari pencobaan. Salah satunya adalah sematamata mencoba untuk menjauhkan pencobaan tersebut, dan bersyukur ketika hal itu selesai. Kedua adalah mengakui pencobaan sebagai tantangan dari Tuhan untuk mengklaim berkat yang lebih besar dari yang pernah kita dapatkan, dan menyambutnya dengan gembira sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan kasih karunia atau anugerah yang lebih besar. – A.B. Simpson (1843-1919)


“Seorang yang benar-benar bertobat, tidak hanya melihat dosa sebagai menjijikkan dan keji dan patut ditolak, tapi dia benar-benar menolaknya, dan membenci hal itu dalam hatinya. Seseorang mungkin melihat dosa sebagai yang menyakitkan dan keji, namun hatinya masih menyukainya, dan mengingininya, dan melekat padanya. Tetapi bila dia benar-benar bertobat, ia sungguh-sungguh membenci dan meninggalkannya”. A.B. Simpson (1843-1919)