Kehidupan Kristiani

bio_FrancisfrangipaneTAKUT. “Setiap kali kita membuka diri kita untuk rasa takut, kita menjadi mangsa muslihat dan intimidasinya. Namun, jika kita menyerahkan hati kita kepada Tuhan dan tetap dalam iman, kita bisa menolak pikiran-pikiran yang menakutkan yang datang. Pada saat kita menyerah pada Tuhan kita dapat menguasai reaksi kita terhadap ketakutan dan musuh akan segera lari”. – Francis Frangipane (1964-)


SEPERTI KRISTUS. “Saya beritahu Anda, apabila Anda sungguh-sungguh ingin menjadi seperti Kristus, Dia akan menaruh Anda dalam situasi dimana pilihan Anda satu-satunya yang benar adalah menjadi seperti Dia”. – — Francis Frangipane (1964-)


“Saya telah belajar bahwa banyak kemajuan rohani saya tidak datang langsung dari Tuhan, tetapi melalui kemampuan saya untuk merendahkan diriku dan mendengar Dia berbicara melalui orang yang tidak sempurna. … Aku tahu bahwa semakin banyak Aku merendahkan diriku kepada orang lain, semakin luaslah jadinya pemahaman saya tentang Tuhan”. – Francis Frangipane (1964-)



KESOMBONGAN. “Tuhan tidak pernah dapat mempercayakan Kerajaan-Nya kepada siapa saja yang kesombongannya belum dihancurkan, karena kesombongan adalah senjata dari kegelapan itu sendiri”. – Francis Frangipane



“Ibrani 3:12-19 mendefinisikan hati jahat tidak hanya suatu sumber rencana jahat atau hawa nafsu; (hal jahat) yang pertama adalah hati yang tidak percaya yang menolak janji dan kesetiaan Allah. Ini memandang hina integritas kasih Allah dengan menerima rasa takut, dosa dan hal-hal yang menyesakkan sebagai jalan hidup. Ketidakpercayaan mungkin adalah dosa yang paling luas ditoleransi oleh orang Kristen saat ini”. – Francis Frangipane


“Kita dapat pasti bahwa setiap langkah lebih dalam ke Hadirat Tuhan akan mengungkapkan relung hati kita yang perlu dibersihkan. Jangan takut untuk melihat diri Anda apa adanya. Sebab ketika Roh Kudus menunjukkan dosa Anda, Dia datang bukan untuk menghukum, melainkan untuk membersihkan dan memberikan kelepasan”. – Francis Frangipane


“Bagaimana mudahnya menyalahkan orang lain atas ketidak-bahagiaan Anda, tetapi kita hanya tidak bahagia ketika sesuatu selain Kristus telah menjadi hidup kita”. – Francis Frangipane