Kehidupan Kristen

bio_oswaldchambers“Adalah merupakan kehendak Allah kalau manusia memiliki hubungan yang benar dengan-Nya, dan janji-janji-Nya dirancang untuk tujuan ini”- Oswald Chambers


“Anugerah Allah adalah mutlak dan tak terbatas, dan karya keselamatan melalui Yesus itu sempurna dan telah diselesaikan untuk selamanya. Keselamatan itu sekekal takhta Allah, namun saya harus berusaha “mengerjakan keselamatan” itu (Fil 2:12), berarti saya bertanggung jawab untuk menggunakan apa yang telah Dia berikan kepada saya,  saya harus menyatakan kehidupan Yesus dalam kehidupan saya”. – Oswald Chambers


“Bila kita berpikir kita diampuni karena kita menyesali dosa-dosa kita, kita meremehkan pengorbanan Yesus Kristus. Satu-satunya alasan Allah mengampuni dosa kita, dan kedalaman yang tak terbatas dari janji-Nya untuk melupakan dosa-dosa kita, adalah kematian Yesus Kristus. Pertobatan kita hanyalah hasil dari kesadaran kita akan penebusan oleh Salib Kristus, yang telah Dia sediakan bagi kita”. – Oswald Chambers


Kita harus meninggalkan dosa. Dosa itu milik neraka dan iblis. Saya, sebagai seorang anak Allah, adalah milik surga dan milik Allah. Ini, (meninggalkan dosa) lebih dari sekedar melepaskan dosa, tetapi melepaskan hak saya atas diri saya sendiri — menyangkal diri, menyerahkan kebebasan kodrati dan kehendak hati saya. “Siapa saja yang menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging…” – Oswald Chambers


“Persahabatan sejati jarang terjadi di dunia ini. Persahabatan sejati berarti menyamakan diri dengan seseorang dalam pikiran, hati dan roh”. – Oswald Chambers

Kesukaran/Penderitaan

bio_oswaldchambers“Penderitaan dalam banyak hal menyingkirkan kedangkalan seseorang, tetapi tidak selalu … Penderitaan membuat saya mengenali atau menemukan diri sendiri”. – Oswald Chambers


“Anda tidak dapat menemukan atau menerima diri sendiri melalui keberhasilan, karena Anda akan besar kepala oleh kesombongan. Satu-satunya cara untuk menemukan diri sendiri ialah di dalam api penderitaan …..hal itu menjadi kebenaran di dalam Alkitab dan dalam pengalaman manusia”. – Oswald Chambers


Jika Anda mau menemukan dan menerima diri sendiri di dalam api penderitaan, maka Allah akan menjadikan Anda berkat bagi orang lain. – Oswald Chambers


Jika kita berusaha mengelak dari penderitaan, menolak berurusan dengannya, maka kita bodoh. Penderitaan adalah salah satu fakta terbesar dalam kehidupan, dan tidak ada gunanya untuk mengatakan bahwa tidak seharusnya demikian. – Oswald Chambers


Satu-satunya cara untuk menemukan diri sendiri ialah di dalam api penderitaan. Mengapa harus demikian tidaklah penting. Faktanya ialah bahwa hal itu menjadi kebenaran di dalam Alkitab dan dalam pengalaman manusia. –  Oswald Chambers


Jika seseorang belum mengalami api penderitaan, dia cenderung bersikap memandang rendah orang lain, tidak menaruh hormat atau tidak punya waktu bagi orang lain. – Oswald Chambers


“… dalam hal-hal yang tidak menyenangkan atau kesukaran kita dapat memanifestasikan hidup-Nya dalam hidup kita. Jika Allah menempatkan Anda ke dalam kesukaran, itu berarti Dia sanggup untuk “memenuhi segala keperluan” Anda (Filipi 4:19). – Oswald Chambers.


Berhati-hatilah, jangan berkata, “Itu (atau ini) tidak mungkin dapat dilakukan”….. itu dapat dilakukan jika Anda mau memandang Yesus. Sumur ketidak-sempurnaan Anda memang amat dalam, tetapi bangkitlah berpaling dari diri Anda sendiri dan memandang kepada  Yesus”. – Oswald Chambers, goo.gl/ngXqOl


“Masalah yang menerpa Anda memang nyata, tetapi bila Anda melihat terus pada masalah tersebut maka Anda akan segera dilingkupi olehnya, dan bahkan membuat Anda tak sanggup untuk melihat kehadiran dan kuasa Yesus”. ~Oswald Chambers

Panggilan

bio_oswaldchambers“Jagalah agar Anda tetaplah pada panggilan Anda – untuk hal lainnya Dia (Allah) tahu apa yang harus dilakukan-Nya”. – Oswald Chambers


 

“Adalah lebih mudah melayani atau bekerja untuk Tuhan tanpa suatu penglihatan (visi) dan tanpa panggilan, karena dengan demikian Anda tidak terganggu dengan tuntutan-Nya – nalar atau akal sehat, ditambah polesan emosi kristiani, cukup menjadi pedoman Anda”. – Oswald Chambers


“Jika Anda tidak pernah menerima jelas panggilan Allah, Anda boleh jadi lebih makmur dan berhasil dari perspektif dunia, dan lebih banyak waktu senggang. Akan tetapi, saat Anda menerima amanat dari Yesus Kristus, ingatan akan apa yang Allah minta dari diri Anda akan selalu hadir mendorong Anda untuk melakukan kehendak-Nya”. – Oswald Chambers


“Jika saya belum ditangkap dan dikendalikan oleh Yesus Kristus dan belum menyerahkan diri kepada-Nya, saya akan menimbang-nimbang waktu yang saya putuskan diberikan kepada-Nya dan yang berharga bagi saya tentang peayanan adalah pemikiran atau gagasan saya”.  – Oswald Chambers


“Setiap domain dari kehidupan kita yang berada di bawah pimpinan Roh Allah adalah panggilan untuk menumbuhkan domain khusus tersebut bagi-Nya. Masalahnya adalah bahwa kita tidak membiarkan tanah baru dan gembur hidup kita untuk Allah.” – Disciples Indeed from the Quotable Oswald Chambers


“Saya dipanggil untuk hidup dalam suatu hubungan yang sempurna dengan Allah sehingga hidup saya membuat orang lain memiliki kerinduan kepada Allah, bukannya kekaguman terhadap diri saya”.- Oswald Chambers

Pelayanan

 

mu_160805_pelayan_hikmat tuhan


 

“Melayani Tuhan untuk mendapatkan surga bukan ajaran agama Kristen. Kepuasan tidak dapat ditemukan pada mendapatkan, tetapi hanya dalam hubungan pribadi dengan Tuhan. – Oswald Chambers, dari Shade of His Hand in The Complete Works of Oswald Chambers


“Sesungguhnya jauh lebih baik untuk memenuhi maksud-tujuan Allah dalam hidup Anda dengan memahami kehendak-Nya dari pada melakukan tindakan pengorbanan diri yang hebat (dalam pelayanan).” – Oswald Chambers


“Memang lebih mudah mengorbankan diri (dalam pelayanan) dari pada melaksanakan tugas rohani Anda, yang dinyatakan dalam Roma 12:1-2.” – Oswald Chambers


“Karakter indah yang sejati yang menyatakan kemuliaan Allah selalu tidak disadari oleh orang yang bersangkutan. Pengaruh yang disadari merupakan kesombongan dan tidak kristiani. Jika saya bertanya pada sendiri apakah saya sedang dipakai oleh Allah, maka ketika itu juga saya kehilangan keindahan dan kesegaran jamahan Tuhan” – Oswald Chambers


“Bila kesetiaan Anda dihadapkan dengan konflik, selalulah mentaati Yesus Kristus berapapun harganya yang harus dibayar.” – Oswald Chambers


“Pekerja Kristen haruslah menjadi “perantara” yang kudus. Ia harus dipersatukan sedemikian erat dengan Tuhannya dan realitas penebusan-Nya, kehadiran nyata Kristus memenuhi setiap aspek kehidupannya, sehingga Kristus dapat secara terus-menerus membawa kehidupan-Nya yang membangun dan membaharui mengalir melalui dia dalam pelayanannya.” – Oswald Chambers


“Dalam pengudusan, orang yang telah lahir baru dengan sengaja menyerahkan hak atas dirinya sendiri kepada Yesus Kristus, dan mempersatukan diri sepenuhnya dengan pelayanan Allah kepada orang lain”. Oswald Chambers


“Tugas kita sebagai pekerja untuk Allah adalah membuka mata manusia agar mereka dapat berpaling dari kegelapan kepada terang”. – Oswald Chambers


“Kita cenderung menempatkan keberhasilan dalam pekerjaan kristiani sebagai tujuan kita, padahal tujuan kita seharusnya adalah memperlihatkan kemuliaan Allah dalam kehidupan manusia, untuk menghayati kehidupan yang “tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah” dalam kondisi kemanusiaan kita setiap hari (Kolose 3:3)”.  – Oswald Chambers


“Apakah kasih saya kepada Yesus sekarang masih meluap-luap seperti pada mulanya …. Atau saya menimbang-nimbang berapa banyak kehormatan yang saya terima untuk pelayanan yang harus saya berikan kepada-Nya. – Oswald Chambers


“Banyak pelayan memulai melayani Allah dengan keteguhan hati yang besar dan dengan motif yang benar. Akan tetapi, tanpa persekutuan yang akrab dengan Yesus Kristus, mereka akan segera terkalahkan”. – Oswald Chambers


“Jika kita bermaksud melayani Allah dan melakukan pekerjaan-Nya, kehilangan hubungan yang berlanjut dengan Dia, menyebabkan tanggung jawab yang kita rasakan akan terlampau berat dan mengalahkan kita. Akan tetapi, jika kita menyerahkan kembali hanya kepada Allah beban-beban yang diletakkan-Nya ke atas kita, Dia akan mengambil rasa tanggung jawab yang besar tersebut, menggantikannya dengan kesadaran dan pengertian akan diri-Nya dan hadirat-Nya”. – Oswald Chambers


“Seorang pelayan Kristus ialah seorang yang senantiasa memandang wajah Allah dan kemudian pergi berbicara kepada orang lain”. -Oswald Chambers


Pelayanan Kristus ditandai oleh suatu kemuliaan yang tak kunjung hilang yang sama sekali tidak disadari oleh pelayan tersebut – seperti Musa yang “… tidak …tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan Tuhan” (Keluaran 34:29). – Oswald Chambers


Rahasia hidup pelayan adalah bahwa dia tetap hidup selaras dengan Tuhan sepanjang waktu. – Oswald Chambers


Banyak kali, sebelum melayani, kita datang dengan pertimbangan ekonomi kita: “Sekiranya Allah menghendaki aku pergi ke sana, bagaimana dengan gajiku? Bagaimana iklim di sana? Bagaimana disana selanjutnya? Bukankah seseorang harus mempertimbangkan semua hal ini!” Semua ini merupakan pertanda bahwa kita melayani Tuhan dengan syarat-syarat. Akan tetapi, rasul Paulus tanpa syarat-syarat – tanpa reserve. – Oswald Chambers


“Praktek pelayanan kita kepada Tuhan boleh jadi bersaing dengan penyerahan diri total kepada-Nya. (Dimana) pekerjaan pelayanan kita dapat ditumpangi argumen ini, yang kita katakan kepada diri kita sendiri, “Lihatlah betapa bergunanya dirimu di sini, dan lihatlah betapa tingginya nilaimu dalam pekerjaan seperti ini.” –  – Oswald Chambers


 

Kehendak Allah

bio_oswaldchambers“Adakah saya percaya bahwa Allah Yang Mahakuasa adalah Sumber kehendak saya? Allah bukan hanya mengharapkan saya melakukan kehendak-Nya, melainkan Dia ada di dalam saya untuk mengerjakannya” – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest


“Pandanglah pada Yesus maka Anda akan mendapati bahwa kehendak dan hati nurani Anda selaras dengan kehendak-Nya setiap waktu” – Oswald Chambers


“Sesungguhnya jauh lebih baik untuk memenuhi maksud-tujuan Allah dalam hidup Anda dengan memahami kehendak-Nya dari pada melakukan tindakan pengorbanan diri yang hebat (dalam pelayanan).” – Oswald Chambers


“Hati-hatilah dengan pikiran atau pengertian sendiri, dengan segala sesuatu yang tidak berdasarkan hubungan pribadi dengan Allah. Semua ini dapat menggeser dan menghalangi ketaatan kepada Allah … untuk mencapai tujuan-Nya yang tertinggi: tujuan-Nya dan tujuan kita menjadi satu” – Oswald Chambers


“Orang percaya yang sungguh, akan mempunyai kerinduan mencari dan melakukan kehendak Allah tanpa peduli apakah itu berarti penderitaan atau tidak – seperti dulu Yesus ”. – Oswald Chambers

Roh Kudus

bio_oswaldchambers“Tidak seorang pun di dunia ini memiliki kasih yang menyala-nyala bagi Tuhan Yesus jika Roh Kudus tidak mencurahkan kasih itu kepadanya. Kita mungkin mengagumi, menghargai dan menghormati Yesus, tetapi kita tidak dapat mengasihi-Nya dengan kekuatan kita sendiri”. – Oswald Chambers


“Saat kita mengenali kelemahan kita dan ketergantungan kita kepada-Nya, sungguh merupakan saat dimana Roh Allah akan menyatakan kuasa-Nya”.– Oswald Chambers


“Komitmen penuh saya kepada Allah memberi peluang kepada Roh Kudus untuk memberikan kepada saya kesucian dari Yesus Kristus”.– Oswald Chambers


“Tanda bahwa Roh Kudus ada dlm kita ialah kita menyadari kebutuhan mutlak akan Dia, bukan soal merasa dipenuhi atau kosong”.– Oswald Chambers


“KasihNya ada di dalam kita karena ”telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus…” (Roma 5:5).– Oswald Chambers


“Kesadaran akan teguran dan peringatan yang diberi Roh datang dalam diri kita dengan cara-cara yang paling lembut dan mengagumkan. Jika Anda tidak cukup peka untuk mengenali suara-Nya, maka Anda akan memadamkannya, dan hidup rohani Anda akan terhambat”.– Oswald Chambers


“Kesadaran akan peringatan/teguran (Roh) ini selalu datang seperti “angin sepoi-sepoi basa”, sedemikian lembutnya sampai tidak seorang pun kecuali seorang yang suci Allah yang dapat mengenalinya”.– Oswald Chambers


“Jika kita mengandalkan Roh Kudus, kita akan menemukan bahwa doa-doa kita menjadi lebih dan lebih tak terucapkan, dan ketika kita tak dapat mengungkapkannya, takzim atau rasa hormat tumbuh lebih dalam dan lebih dalam”. – Oswald Chambers

 

Kasih

bio_oswaldchambers“Kasih itu tidak direncana-rencanakan. Tidak diatur-atur. Kasih bersifat spontan. Sumber dari mana kasih mengalir ada di dalam Allah, bukan dalam diri kita. Kasih-Nya ada di dalam kita karena ”telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus…” (Rom 5:5) – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest


“Allah mengasihi saya bukan karena saya pantas dikasihi, melainkan karena memang sifat (nature) Allah untuk mengasihi. Kini Dia memerintahkan saya untuk menunjukan kasih yang sama kepada orang lain dengan mengatakan ”supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yoh 15:12). – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest

 

Hidup baru

bio_oswaldchambers“Hidup baru ini terlihat dengan sendirinya dalam pertobatan kita yang kita putuskan secara sadar dan dalam kesucian yang tidak disadari”. – Oswald Chambers


“Seorang murid yang sesungguhnya adalah seseorang yang mempunyai nama baru yang ditulis di seluruh segi kehidupannya — dimana kepentingan diri, kesombongan dan pengandalan diri telah terhapus seluruhnya”– Oswald Chambers


“Ekpresi sejati dari karakter Kristen bukanlah dalam perbuatan baik, melainkan dalam God likeness — keserupaan dengan Allah. Jika Roh Allah telah mengubah Anda dari dalam, Anda akan memancarkan sifat/karakter ilahi dalam hidup Anda, …. bukan sebagai hidup manusiawi yang berusaha menjadi ilahi”. – Oswald Chambers


“Rahasia hidup seorang Kristen ialah bahwa yang adikodrati menjadi kodrati atau natural dalam dirinya oleh anugerah Allah, dan ketika kita bersentuhan dengan kemelut yang membingungkan, kita akan menemukan diri kita tetap tenteram teduh secara heran bahkan dipusat kemelut tersebut”. – Oswald Chambers


“Jika Jesus Kristus akan membuat saya baru kembali, hanya jika Dia, menaruhkan dalam diri saya sifat-Nya, melalui mana saya dapat benar-benar hidup dengan hidup baru”. – Oswald Chambers


Kesetiaan

bio_oswaldchambers“Anda tidak punya urusan mencoba berusaha mengetahui ke mana Allah menuntun Anda — satu-satunya hal yang akan dijelaskan Allah kepada Anda ialah (siapa) diri-Nya sendiri (bagi Anda)”. – Oswald Chambers


“Penyataan Allah mengenai Diri-Nya kepada saya dipengaruhi oleh karakter saya, diantaranya ketaatan saya, bukan oleh karakter Allah.” – Oswald Chambers


“Kita dapat membaca Alkitab setiap hari dan itu mungkin tidak berarti apa-apa bagi kita sebelum mentaati Allah dalam hal-hal kecil.” – Oswald Chambers


“Bila kesetiaan Anda dihadapkan dengan konflik batin, selalulah mentaati Yesus Kristus berapapun harganya yang harus dibayar” – Oswald Chambers


Bukan penelaahan (studi) yang mendatangkan pengertian kepada Anda, melainkan ketaatan. Ketaatan akan membuka surga dan kebenaran terdalam mengenai Allah seketika menjadi milik Anda. – Oswald Chambers


Dalam alam rohani, Yesus Kristus menuntut Anda mempertaruhkan segala sesuatu yang Anda genggam atau percayai melalui akal sehat, dan mengambil langkah iman untuk mengikuti firman-Nya. Sekali Anda taat, Anda akan mendapati bahwa firman-Nya sungguh benar. – Oswald Chambers


“Adakah saya tidak menuruti perintah Tuhan minggu ini? Jika saya menyadari bahwa itu perintah Yesus, saya tidak akan dengan sengaja tidak mengindahkannya. Akan tetapi, kebanyakan di antara kita sungguh menunjukkan rasa tidak hormat kepada Allah karena nyatanya kita sama sekali tidak mendengarkan Dia. Seolah-olah Dia tidak pernah berbicara kepada kita”. – Oswald Chambers


“Jika saya dipersatukan dengan Yesus Kristus, saya mendengarkan Allah sepanjang waktu melalui ketaatan dan pengabdian (devosi) untuk mendengar Allah”. – Oswald Chambers


“Kita harus menjadi sedemikian menyatu dengan Allah sehingga kita tidak perlu terus-menerus meminta petunjuk. Kehidupan seorang anak Tuhan yang seharusnya adalah taat, kecuali ia memilih untuk tidak taat. Namun, segera setelah ia memilih untuk tidak taat, maka timbullah konflik atau pertentangan batin dalam dirinya. Dan pertentangan batin adalah peringatan dari Roh Allah”. – Oswald Chambers


Doa

bio_oswaldchambers“Apabila kita mengatakan bahwa Allah harus memberikan kepada kita jawaban atas doa, maka kita telah menyimpang. Maksud/tujuan doa adalah agar kita mendekat kepada Allah, bukan jawaban doa”. – Oswald Chambers (1874-1917), dalam “My Utmost for His Highest”


“Doa adalah upaya yang lahir dari kemauan. Setelah kita memasuki tempat kita yang tersembunyi dan menutup pintu, hal yang tersulit untuk dilakukan ialah berdoa …dan hal pertama yang harus kita perangi ialah pikiran yang mengembara.” – Oswald Chambers


“Pertempuran besar dalam doa pribadi ialah mengatasi masalah pemikiran yang sia-sia dan mengembara. Kita harus belajar mendisiplin pikiran dan kosentrasi kita pada doa yang penuh kemauan dan tekad.” – Oswald Chambers


“Kita tidak akan pernah menerima jika kita meminta keluar dari hawa nafsu kita, bukannya dari kemiskinan/kepapaan kita. Seorang papa yang meminta dengan tidak ada alasan lain kecuali dari keberadaannya yang hina dan miskin tidak malu untuk meminta. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah”. – Oswald Chambers


“Jika Anda meminta banyak hal dari kehidupan ini, bukannya dari Allah, maka Anda “salah berdoa”; yaitu Anda meminta dari keinginan Anda untuk kepuasan Anda sendiri. Semakin Anda memuaskan diri sendiri semakin kurang Anda mencari Allah”. – Oswald Chambers


“Motivasi Anda janganlah berupa hasrat untuk dikenal sebagai orang pendoa. Jangan memiliki motivasi lain apapun selain untuk mengenal Bapa surgawi Anda. Mustashil untuk meneruskan hidup sebagai murid tanpa mengkhususkan waktu untuk doa pribadi”. – Oswald Chambers


“DOA bukanlah persiapan untuk pekerjaan yang lebih ebsar, doa adalah pekerjaan yang lebih besar”. – Oswald Chambers


“Jika kita mengandalkan Roh Kudus, kita akan menemukan bahwa doa-doa kita menjadi lebih dan lebih tak terucapkan, dan ketika kita tak dapat mengungkapkannya, takzim atau rasa hormat tumbuh lebih dalam dan lebih dalam”. – Oswald Chambers


“Kita tidak akan pernah menerima jika kita meminta keluar dari hawa nafsu kita, bukannya dari kemiskinan/kepapaan kita. Seorang papa yang meminta dengan tidak ada alasan lain kecuali dari keberadaannya yang hina dan miskin tidak malu untuk meminta. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah”.

Refleksi: Apa yang akan berbeda dalam kehidupan dan doa saya jika saya benar-benar “miskin di hadapan Allah”?


Ya Allahku, selidikilah aku (Maz 139:23)

“Ya, Tuhanku,

Engkaulah Allah dari dini hari, Allah dari larut malam,

Allah dari puncak-puncak gunung dan Allah dari lautan samudra.

Akan tetapi, ya Allahku,

jiwaku mempunyai cakrawala yang jauh melampaui dini hari,

kegelapan yang lebih pekat dari malam di bumi,

puncak yang lebih tinggi dari puncak gunung mana pun,

kedalaman yang melampaui laut mana pun di dunia.

Engkau-lah yang menjadi Allah dari semua ini,

Jadilah Allahku,

Aku tidak dapat menjangkau ketinggian atau kedalaman hatiku;

ada motif-motif yang tidak dapat kutemukan, mimpi yang tidak dapat kusadari,

ya Allahku, selidikilah aku.” – Oswald Chambers, goo.gl/EVa0Dh