Doa

bio_peter-marshall_75_96Aku meMbutuhkan Engkau, ya Tuhan, untuk mengekang lidahku, ketika saya tergoda untuk membuat kritik dan penilaian tajam, jauhkan aku dari berbicara kata-kata yang menyakitkan, dan di mana saya menemukan kepuasan yang tidak benar. Jauhkan aku dari kata-kata yang tidak baik dan dari beerdiam diri yang tidak tepat. Kendalikan judgement-ku. Biarlah agar kritik yang kulakukan dengan kebaikan, kemurahhatian, dan konstruktif. Buatlah kebaikanku dimulai dari dalam, lembut dalam apa yang aku katakan, selalu baik dalam apa yang aku kerjakan. Kerjakanlah dalam diriku kehangatan kemurahan-hati sehingga memungkinkan orang lain menemukan Kekuatan-Mu bagi kelemahan mereka, Damai-Mu bagi duka mereka, Kasih-Mu bagi kebencian mereka, Belaskasihan-Mu bagi kelemahan mereka. Didalam nama-Mu, aku berdoa. Amin. Peter Marshall


 

Dalam nama Yesus Kristus, yang tidak pernah terburu-buru, kami berdoa, ya Allah, kiranya Engkau memperlambat kami, karena kami tahu bahwa kami hidup terlalu cepat. Dengan semua keabadian didepan kami, buatlah kami mengambil waktu untuk hidup — waktu untuk dekat dengan Engkau, waktu untuk menikmati berkat-berkat-Mu, dan waktu untuk bersama-sama dengan-Mu. – Peter Marshall (1902-1949)


 

Tuhan,
ampuni aku bahwa ketika situasi kehidupan mengangkat aku ke puncak keberhasilan,
aku cenderung untuk melupakan-Mu.
Namun, seperti anak bengal, aku telah menyalahkan-Mu atas setiap kegagalanku,
bahkan saat aku memuji diri dengan setiap keberhasilanku.

Ketika ketakutanku pupus seperti kabut pagi,
maka aku jatuh atas kesia-siaan membayangkan bahwa itu atas kemampuanku
karena kecukupan sumberdaya material dan sumber daya manusia.

Aku memerlukan Engkau ketika matahari berseri, agar supaya jangan aku lupa badai dan gelap.
Aku memerlukan Engkau ketika aku populer,
ketika teman-temanku dan mereka yang bekerja di sampingku mengiyakan dan menyanjung aku.
Aku kian memerlukan Engkau, supaya jangan sampai jadi besar kepala.

Ya Allah, ampuni aku atas kebodohanku,
atas kebutaanku akan keberhasilan,
atas kekurangan dalam mempercayakan diri pada-Mu.
Jadilah Engkau sekarang Juruselamatku dalam keberhasilan.

Selamatkanlah aku dari kesombongan.
Selamatkanlah aku dari kepicikan.
Selamatkan aku dari diriku sendiri!
Dan, aku berdoa,
mengambil keberhasilan ini,
dan menggunakannya untuk kemuliaan-Mu.
Dalam kekuatan-Mu, aku berdoa. Amin.

(Peter Marshall (1902-1949), Pendeta Senat Amerika 1947-1949)