Roh Kudus

bio_wiersbe_warren 78_97Roh Kudus tidak meninggalkan kita, walaupun kita sering mengecewakan Dia. Hanya, Ia tidak dapat memenuhi kita, tidak dapat memberi kita kekuatan, dan tidak dapat memakai kita jika kita mengabaikan kehidupan rohani kita.  – Warren W Wiersbe


“Roh Kudus memberi kita kuasa untuk bersaksi dan untuk melayani, seperti dijanjikan. Sungguh sia-sia apabila kita berusaha melayani Allah tanpa kuasa atau kekuatan Roh Kudus. Bakat, pendidikan, dan pengalaman tidak dapat menggantikan kedudukan kuasa Roh Kudus”. – Warren W Wiersbe, dalam Setia di dalam Kristus

Pengampunan

bio_wiersbe_warren“Ketika seorang Kristen menunjukkan pengampunan, ia mengalami pembebasan. Ia dibebaskan dari dendam yang menguras kekuatan dan menggusik ketenangan pikiran. ..Penjara paling menyedihkan di dunia adalah penjara yang kita buat untuk diri kita sendiri ketika kita menolak untuk mengampuni”. – Warren W. Wiersbe


“Penjara paling menyedihkan di dunia adalah penjara yang kita buat untuk diri kita sendiri ketika kita menolak untuk mengampuni. Pikiran kita menjadi terbelenggu, emosi terantai, kemauan menjadi hampir lumpuh. Tetapi ketika kita memberi pengampunan, semua ikatan itu rontok, dan kita masuk ke dalam kebebasan penuh sukacita yang membuat kita bebas untuk berbagi kasih Tuhan dengan orang lain”. – Warren W. Wiersbe

Ibadah

bio_wiersbe_warren“Kita bukan pengungsi yang mencari tempat pelarian; bukan, tetapi kita adalah tentara yang terluka dan kelelahan yang perlu istirahat dan pemulihan sehingga kita bisa kembali ke pertempuran. Orang-orang yang beribadah untuk ‘melarikan diri’ tidak tahu apa ibadah penyembahan  yang sebenarnya, dan mereka hanya membuang-buang waktu mereka. Ibadah yang benar harus membawa kepada pengayaan pribadi dan penguatan, dengan kekuatan rohani yang membantu orang percaya memikul bebannya dan berjuang dalam pertempuran hidup”. – Warren Wiersbe


 

Kehidupan Kristiani

bio_wiersbe_warrenKEMERDEKAAN. “Dunia kita memerlukan macam kemerdekaan yang lain, yaitu kemerdekaan yang kelima: Orang perlu merdeka dari dirinya sendiri dan dari kekuasaan kodratnya yang berdosa. (Empat kemerdekaan yang lain: kemerdekaan untuk berbicara; kemerdekaan untuk beribadah; kemerdekaan dari kekurangan dan kemerdekaan dari ketakutan)”. Warren W. Wiersbe, Merdeka di dalam Kristus


“PENCOBAAN-PENCOBAAN hidup menguji dalamnya pengalaman kita. Badai yang bertiup menyatakan kekuatan akar-akar. Paulus berdoa agar orang-orang percaya memiliki pengalaman yang lebih dalam dengan Kristus, karena hanya pengalaman yang dalam dapat menahan mereka selama pencobaan-pencobaan hidup yang berat”. – Warren W. Wiersbe


“MENGENAL ALLAH. Karena kita diciptakan menurut gambar Allah, semakin baik kita mengenal Allah, semakin baik kita mengenal diri kita dan orang lain”. – Warren W. Wiersbe


KEMENANGAN atas MASALAH.”Tidak ada yang melumpuhkan hidup kita seperti sikap bahwa hal-hal yang kita hadapi tidak pernah dapat berubah. Kita perlu mengingatkan diri kita bahwa Allah dapat mengubah segala sesuatu. Pandangan menentukan hasil. Jika kita hanya melihat masalah, kita akan kalah, tetapi jika kita melihat kemungkinan-kemungkinan dalam masalah, kita dapat memiliki kemenangan”- Warren Wiersbe



MASALAH dan IMAN. “Kita tidak dapat mengendalikan situasi hidup, tetapi kita dapat mengendalikan bagaimana kita menanggapinya. Itulah justru iman, berani untuk percaya bahwa Allah turut bekerja dalam semua hal untuk kebaikan kita bahkan ketika kita tidak merasakan seperti itu atau melihat itu itu terjadi”. – Warren W. Wiersbe


“DOA yang benar lebih dari sekedar meminta kepada Tuhan apa yang kita perlukan. Kita mempunyai hak menyampaikan kepada Tuhan apa yang kita pikirkan kita perlukan, tetapi kita datang ke tahta-Nya untuk membuat tuntutan. Seperti dikatakan tujuan doa tidak untuk agar kehendak kita jadi di surga, tapi agar kehendak Allah jadi di bumi”. – Warren W. Wiersbe, Whe Life Falls Apart.


PENDERITAAN. “Kalau kita mempercayakan diri pada Allah dan tergantung pada Kasih-karunia-Nya, kita dapat bertumbuh dalam karakter pribadi dalam menghadapi pencobaan. Adalah suatu hal yang sangat jelas bahwa beberapa orang yang paling optimistik dan bersemangat (entusiastik) yang dapat Anda temui adalah mereka yang telah melalui penderitaan yang berat”. – Warren W. Wiersbe, When Life Falls Apart.


PEMULIHAN. “Pikirkanlah baik-baik! Allah dari galaksi-galaksi adalah Allah yang mengetahui hati Anda bila hancur – dan Dia dapat memulihkannya. Dia dapat mengitung dan menamai semua bintang-bintang, dan namun menjaga Umat-Nya secara pribadi dan perorangan! Tidak heran kalau pemazmur lalu mengatakan , ”Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga” (Mz 147:5) – Warren W Wiersbie


“IMAN menempatkan kita berhubungan dengan sumberdaya ilahi (devine resources) dan sumber daya ilahi membuat kita terbuka untuk dapat merobah kekecewaan menjadi kemenangan. Jika ada kepahitan dalam hati, karena kemungkinan paling pertama ada keegoisan dalam hati. Kita ingin cara/jalan kita, bukan cara/jalan Tuhan”. -Warren W. Wiersbe, When Life Fall Apart


IMAN AYUB. “Barangkali hal paling penting yang dapat kita katakan tentang iman Ayub adalah ini: ia tidak pernah mempertanyakan kedaulatan Allah. Satu nama untuk Allah yang digunakan lebih dari dimanapun di kitab yang lain adalah “Yang Maha Kuasa” – 48 kali dalam Perjanjian Lama, dan 31 kali diantaranya dalam kitab Ayub”. – Warren W Wiersbe


HATI MANUSIA. “Pokok persoalan dalam setiap masalah ialah masalah di dalam hati manusia. Allah memerintahkan kita supaya mengasihi Dia dengan segenap hati kita, dan sesama manusia seperti din kita sendiri (Mat 22:34-40). Tetapi, jika kita lebih mengasihi diri kita, kita tidak dapat mengasihi Allah utaupun sesama kita manusia. – Warren W Wiersbe, dalam Setia dalam Kristus


“Jika kita mulai memuja diri kita sendiri, kita akan mengabaikan Allah dan mulai mencintai materi/benda-benda serta memperalat manusia. Inilah rumus untuk memiliki kehidupan yang menyedihkan, namun telah menjadi ciri khas banyak orang pada masa kini. Kerinduan seluruh dunia untuk memiliki lebih banyak materi/benda merupakan satu bukti bahwa hati manusia telah berpaling dari Allah. – Warren W Wiersbe, dalam Setia dalam Kristus


“Kita mungkin tidak dapat mencegah orang lain memusuhi kita, tetapi kita dapat mencegah diri kita dari menjadi musuh terhadap orang lain”. – Warren Wiersbe


 

Pelayanan

bio_wiersbe_warren“Sifat mementingkan diri sendiri dapat menimbulkan ketakutan. Karena kalau kita mementingkan diri sendiri, kita hanya terarik pada hasil pelayanan itu, kemudian kita merasa takut kehilangan gengsi, kuasa atau uang”.  –  Warren W Wiersbe


“Roh Kudus tidak meninggalkan kita, walaupun kita sering mengecewakan Dia. Hanya, Ia tidak dapat memenuhi kita, tidak dapat memberi kita kekuatan, dan tidak dapat memakai kita jika kita mengabaikan kehidupan rohani kita”. – Warren W Wiersbe


“Tidak ada yang melumpuhkan hidup kita seperti sikap bahwa hal-hal yang kita hadapi tidak pernah dapat berubah. Kita perlu mengingatkan diri kita bahwa Allah dapat mengubah segala sesuatu. Pandangan menentukan hasil. Jika kita hanya melihat masalah, kita akan kalah, tetapi jika kita melihat kemungkinan-kemungkinan dalam masalah, kita dapat memiliki kemenangan” .- Warren Wiersbe



“ROH KUDUS memberi kita kuasa untuk bersaksi dan untuk melayani, seperti dijanjikan. Sungguh sia-sia apabila kita berusaha melayani Allah tanpa kuasa atau kekuatan Roh Kudus. Bakat, pendidikan, dan pengalaman tidak dapat menggantikan kedudukan kuasa Roh Kudus”. – Warren W Wiersbe, dalam Setia di dalam Kristus


“Kristen sejati yang dicurahkan oleh Roh Kudus memungkinkan kita rela berkorban bagi orang-orang lain dan tidak menjadi takut. – Warren W Wiersbe, dalam Setia di dalam Kristus

“….. satu-satunya cara agar orang percaya dapat membedakan yang benar dengan yang sesat ialah ia harus mengenal firman Allah”. – Warren W Wiersbe, dalam Setia di dalam Kristus


PERTUMBUHAN. “Orang dewasa lebih memerlukan bimbingan firman Allah daripada anak-anak sebab orang dewasa menghadapi lebih banyak pencobaan dan mengambil lebih banyak keputusan……. Kita tidak pernah dapat bertumbuh melebihi firman Allah yang telah kita pelajari. – Warren W Wiersbe, dalam Setia di dalam Kristus


KRITI. “Cara kita menanggapi kritik sangat tergantung pada cara kita menanggapi pujian. Jika pujian membuat kita semakin rendah hati, maka kritik akan membangun kita. Tetapi jika pujian membuat kita membusungkan dada, maka kritik akan menghancurkan kita”. – Warren Wiersbe