Doa Hari Minggu Pagi

Ya Tuhan Allah, Bapa kami,
kami mengucapkan terima kasih kepada-Mu atas hari Minggu – hari Tuhan ini.
Tolong kami memakai hari ini untuk memuliakan nama-Mu,
dan untuk kebaikan kami seturut kehendak-Mu.
Tolong kami memakai hari ini untuk istirahat, supaya besok kami dapat kembali melakukan pekerjaan kami masing-masing dengan kekuatan baru.
Tolong kami memakai hari ini untuk mengikuti persekutuan bersama dengan teman-teman, sahabat-sahabat dan saudara-sau-dara kami seiman,
supaya kami, satu dengan yang lain semakin erat.
Tolong kami memakai hari ini untuk beribadah kepada-Mu,
berbicara kepada-Mu,
mendengarkan Engkau,
datang makin dekat kepada-Mu,
supaya kami dapat kembali menjalani hari-hari yang lain dalam minggu ini tanpa melupakan nama-Mu.
Berkati kiranya hamba-hamba-Mu yang akan memberitakan dan mengajarkan kebenar-an-Mu hari ini
di negeri kami dan di negeri-negeri lain di seluruh dunia,
dan berilah kepada mereka kepandaian berkata-kata untuk menyampaikan firman-Mu.
Kiranya firman yang diberitakan hamba-hamba-Mu tertanam dalam hati kami semua yang akan mendengarnya,
supaya firman-Mu tidak sia-sia, tetapi tumbuh dengan subur
dan berbuah lebat di dalam hidup kami.
Semua ini kami mohon demi kasih-Mu. Amin.

(William Barclay, Doa-doa Setiap Hari)

Doa: Selamatkan kami hari ini dari segala dosa

Ya Tuhan, Bapa kami, selamatkan kami hari ini dari segala dosa, sebab kami begitu mudah dan selalu jatuh ke dalamnya.

 Jangan biarkan kami menuntut syarat-syarat dari orang lain, padahal kami sendiri malah tidak pernah mencoba memenuhi syarat-syarat tersebut.

Jangan biarkan kami mencari dalih, padahal kalau orang lain berbuat hal itu kami sendiri mengutuknya.

Jangan biarkan kami membuka mata lebar-lebar terhadap kesalahan orang lain, tetapi menutup mata terhadap kesalahan kami sendiri.

 Jangan biarkan kami menganggap perbuatan baik orang lain kepada kami sebagai hak kami, dan tidak menyadari berapa banyak yang telah mereka lakukan dan berapa banyak yang kami tuntut dari mereka

 Tolong kami hari ini untuk berusaha melakukan kepada orang lain apa yang kami ingin mereka lakukan terhadap kami.

 Tolonglah kami melaksanakan hukum Yesus Kristus ini.

 Semua ini kami mohon demi kasih-Mu. Amin.

(William Barclay, Doa-doa Setiap Hari, hal 73)

Dosa

bio_william barclay“Adalah suatu kenyataan hidup yang mengerikan di mana semakin sering seorang berbuat dosa semakin mudah ia dapat melakukannya. Mungkin pada mulanya ia mulai dengan mematikan kesadaran atas kesalahan yang ia lakukan, tapi akhirnya ia berbuat dosa tanpa berpikir untuk kedua kalinya lagi. Yang paling menakutkan tentang dosa adalah kuasanya untuk memperanakkan dosa”. – William Barclay (1907-1978)


“Akar dari dosa penyembahan berhala adalah sifat mementingkan diri sendini. Manusia membuat berhala. Ia membawa persembahan dan mengalamatkan doa-doanya kepada berhala itu. Mengapa? Karena dengan demikian ia dapat melanjutkan rencana dan impiannya sendiri. Ibadahnya adalah untuk menyenangkan dirinya sendiri dan bukannya menyenangkan Allah”.- William Barclay

 

Kehidupan

bio_william barclay“Tragedi atau hal paling menyedihkan tentang kehidupan ini bukanlah bahwa manusia tidak mengetahui Tuhan; Yang menyedihkan adalah, mengetahui Tuhan, namun mereka (manusia) tetap berkeras berjalan pada jalan mereka sendiri”. – William Barclay


 

“Salah satu paradoks di dalam hidup kita ialah bahwa kita bisa berkeras kepala mengenai perkara-perkara yang tidak penting, tetapi lemah terhadap perkara perkara yang mahapenting”. – William Barclay



“Ketika kita percaya bahwa Allah adalah Bapak kita, kita juga percaya bahwa tangan bapak surgawi tidak akan membiarkan air mata anaknya yang tidak perlu. Kita mungkin tidak memahami kehidupan lebih baik, tapi kita tidak lagi membenci atau menyesali kehidupan”. – William Barclay


“Ketika seorang mendapat pengobatan dari dokter, dia tidak perlu tahu cara bagaimana obat bekerja dalam tubuhnya untuk kesembuhannya. Ada hakekat seperti itu di dalam Kekristenan. Di jantung kekristenan ada suatu rahasia/misteri, tetapi tidak misteri apresiasi intelektual, tetapi misteri penebusan”. – William Barclay


“…tetapi definisi terbaik untuk mengatakan surga adalah keadaan dimana kita akan selalu bersama Yesus, dan dimana tidak ada yang akan memisahkan kita dari pada-Nya lagi”. – William Barclay


“Hal penting yang mengerikan dari kehidupan ini adalah bahwa hal itu menentukan kekekalan”. – William Barclay


 

Hidup Kristiani

bio_william barclay“Berita Maria pada murid-murid Yesus yang lain “Aku telah melihat Tuhan”. Itulah inti kekristenan. Pada hakekatnya seorang Kristen adalah orang yang dapat mengatakan demikian. Kekristenan bukan berarti mengetahui tentang Kristus; tetapi mengenal Dia. Itu tidak berarti berdiskusi mengenai Dia; tetapi menjumpai Dia. Itu berarti kepastian karena pengalaman bahwa Yesus benar-benar hidup”. – William Barclay


“Sekiranya Yesus telah hidup secara benar dan mati sebagai pahlawan, dan sekiranya itulah akhir hidupNya, Ia mungkin terhitung sebagai orang besar dan seorang pahlawan, tapi hanya sebagai salah seorang pahlawan di antara banyak pahlawan lainnya. Tetapi … Ia bangkit. Yang lainnya meninggal dan berlalu, … tinggal kenangan. Tetapi Yesus tetap hidup dan hadir di antara kita, dan tetap berkuasa”.- William Barclay


“Paulus tidak berbicara tentang apa yang telah ia kerjakan; tetapi tentang apa yang telah Kristus kerjakan melalui dia; “Kristus memakai aku untuk melakukan itu.”Apabila orang berhenti memikirkan tentang apa yang dapat dikerjakannya dan mulai memikirkan apa yang Allah dapat kerjakan melalui dia, maka hal seperti itu mulai terjadi dalam hidupnya”. – William Barclay


“Salah satu tugas yang tertinggi manusia adalah tugas menyemangati, memberikan dorongan. Adalah mudah untuk menertawakan gagasan atau cita-cita orang lain; mudah untuk menggembosi semangat atau entusiasme mereka. Dunia ini penuh dengan orang-orang yang mematahkan semangat. Kita orang Kristen mempunyai tugas untuk saling mendorong dan menguatkan satu sama lain. Kerab bahwa kata-kata pujian atau kata terima kasih atau apresiai atau kata-kata menghibur membuat seseorang tetap melangkah maju. Berbahagialah orang-orang yang menyampaikan kata-kata demikian”. William Barclay


“Kegembiraan hidup tidak ada hubungannya dengan hal-hal materi, atau dengan keadaan lahiriah seseorang  … seseorang yang tinggal di dalam kemewahan bisa merasa miskin, sementara seseorang yang ada dalam emiskinan bisa penuh dengan sukacita.” – William Barclay (1907-1978)


 

Ibadah

bio_william barclay“IBADAH YANG SEJATI bukanlah persembahan kepada Allah dalam bentuk liturgi, bagaimana pun mulianya, dan bukan pula upacara agama, bagaimana pun megahnya. Ibadah yang sejati tidak lain daripada mempersembahkan tubuh dan kehidupan sehari-hari kepada-Nya, bukan sesuatu yang terbatas pada kegiatan di gereja, melainkan sesuatu yang melihat seluruh dunia sebagai bait Allah”. – William Barclay (1907-1978)


“Ibadah/penyembahan yang benar, yang sejati adalah ketika manusia, melalui rohnya, masuk ke dalam persahabatan dan keintiman dengan Allah. Ibadah/penyembahan yang benar dan sejati tidak datang ke tempat tertentu; tidak melalui ritual atau liturgi; bahkan tidak karena persembahan tertentu. Ibadah yang benar adalah ketika roh, bagian abadi dan tak terlihat dari manusia, berbicara kepada Allah, bertemu dengan Allah, yang abadi dan tak terlihat”. – William Barclay


 

Doa

bio_william barclay“Persoalan dalam hidup ini bukanlah tidak mengetahui apa yang harus dilakukan, melainkan bagaimana melakukannya. Kita sering benar-benar sadar harus berbuat apa dalam situasi tertentu; persoalan kita adalah meletakkan pengetahuan itu ke dalam tindakan. Yang kita butuhkan adalah kuasa dan kita memperolehnya di dalam doa”. – William Barclay


“Dalam doa, kita berusaha bukan untuk membuat Allah mendengarkan kita, melainkan justru untuk membuat diri kita sendiri mendengarkan-Nya. Kita berusaha bukan untuk membujuk Allah agar Ia melakukan apa yg kita inginkan, melainkan justru untuk mencari apa yg merupakan kehendak-Nya untuk kita perbuat. Tujuan pertama doa bukanlah banyak berbicara kepada Allah, melainkan banyak mendengarkan-Nya”. – William Barclay


“Barangkali salah satu kesalahan terbesar kita dalam doa adalah bahwa kita terlalu banyak bicara dan terlalu sedikit mendengarkan”. – William Barclay


“Di sinilah letak kesulitan terbesar dalam doa. Tak ada doa yang benar-benar merupakan doa tanpa introspeksi terhaclap diri sendiri. Dan introspeksi itu sukar, sangat melelahkan, dan yang terutama, membuat kita malu dan merasa rendah. Banyak di antara kita yang seumur hidupnya lebih suka lari dari kenyataan yang ada daripada menghadapinya. Salah satu sebab penting mengapa doa-doa kita tidak terkabul sebagaimana seharusnya adalah karena sangat sedikit orang yang bersedia berintrospeksi dan terbuka di hadapan Allah. Doa dan introspeksi diri tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Berdoa adalah lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Lebih banyak mendengar daripada didengar. Bentuk doa yang paling tinggi ialah berdiam diri sambil menunggu Allah dan mendengarkan-Nya”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


”Kita punya pandangan yang rendah terhadap doa kalau kita menganggap doa sebagai jalan untuk memberitahukan kepada Allah apa yang kita mau untuk Dia lakukan. Doa sebenarnya lebih banyak mendengar Allah, dimana Ia memberitahukan kepada kita apa yang Ia mau untuk kita lakukan. Doa bukanlah suatu jalan untuk memperalat Allah, melainkan suatu cara untuk mempersembahkan diri kepada Allah supaya la yang memakai kita”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Barangkali salah satu kesalahan kita yang terbesar dalam doa ialah bahwa kita terlalu banyak bicara dan sedikit mendengar. Bila doa sedang berada pada puncaknya, kita menunggu suara Allah berbicara kepada kita sambil berdiam diri, dan tinggal beberapa saat di hadapan-Nya supaya damai dan kuasa-Nya mengalir kepada kita dan sekeliling kita; kita bersandar pada lengan-Nya yang abadi dan merasakan ketenangan dan rasa aman yang sempurna dari-Nya”. – William Barclay, dalam “Doa-doa Setiap Hari”


“Dalam doa, karunia Allah yang memampukan datang menemui usaha yang sungguh-sungguh dari manusia….. Tidak ada gunanya kita berdoa supaya dapat mengatasi pencobaan, padahal kita sendiri menyerempet-menyerempet pencobaan itu, main-main dengan api dan menempatkan diri kita pada posisi di mana pencobaan itu dapat menembakkan kepada kita semua daya tarik-nya”. – William Barclay

Kekhawatiran

bio_william barclay“Sulit sekali untuk tidak khawatir atau cemas, karena manusia pada dasarnya adalah makhluk yang memandang ke depan dengan rasa ingin tahu dan ketakutan. Yang mengakhiri kecemasan itu hanyalah keyakinan akan Allah. Apabila kita yakin akan kasih Allah, kita dapat menerima dengan tenteram bahkan hal-hal yang menyakitkan hati dan membingungkan pikiran”. – William Barclay